Pengikut

Jumat, 05 Juni 2009

Arbena untuk obat kangker


Urain tumbuhan
Arbenan yang memiliki nama ilmiah Duchesnea indica[Andr]Focke) dan termasuk famili Rosaceae tersebut tumbuh menjalar, batangnya lemas, bercabang banyak, panjangnya mencapai 60 cm dengan nodul ditempat keluarnya percabangan dan akar tambahan. Biasanya terdapat didaerah dengan ketinggian 800-1.800 dpl. Daunnya majemuk menjari beranak daun tiga, bertangkai panjang, Anak daun berbentuk bulat telur, tepi bergerigi, Pangkal rata. Bunga tunggal, berwarna kuning, keluar dari ketiak daun, bertangkai panjang, berukuran 12-15 mm. Buah bulat agak lonjong, berbintil-bintil, dan berwarna merah.

Kandungan Kimia
Herba : Emodin, Asam Krisofanat, Fistosterol, Minyak Asiri, dan Kalsium.
Biji : Asam Linoleat, Asam Oleat dan beta sitosterol.

Bagian yang digunakan
Seluruh tumbuhan (Duchesnea Indicae Herba / She mei / snake Strwbery ) dapat digunakan untuk obat. Pemakaianya dalam bentuk segar atau sudah dikeringkan.

Sifat dan Khasiat
Sifatnya manis, pahit, dingin dan sedikit beracun.
Khasiatnya untuk menghilangfkan panas dan racun, anti biotic, anti radang, menghentikan pendarahan, menghancurkan darah beku, dan mengurangi pembengkakan.

Indikasi.
Kangker pda paru, laring ( Pangkal tenggorokan), nasofaring, esophagus, lambung, serviks, payudara, kandungan kencing (vesica urinaria) dan thymus, juga di indikasikan untuk pengobatan demam, kejang panas, sakit tenggorokan difteri, sariawan, influenza, batuk, batuk darah, muntah darah, haid banyak (menorrhagia) luka terpukul, disentri, hepatitis, mastitis (radang payudara), TBC kelenjar, abses usus, infeksi kulit, gigitan ular, gigitan serangga, dan luka bakar.

Cara Pemakian
a.Herba kering 15-30 g atau herba segar 30-60 g direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, Air tersebut diminun sekaliguis atau dapat diminum 2-3 kali dalam sehari
b.Arbena, Scutellaria barbata, dan livistona chinensis masing-masing 30 g direbus dengan 5 gelas air sampai tersisa separuhnya, biarkan dingin lalu disaring dan siap diminum, ampanya dapat dikasih air dan di rebus kembali.
c.Untuk pemakian luar, herba segar atau kering di tumbuk sampai halus lalu dibuibukan pada tempat yang sakit.

1 komentar:

Newsoul mengatakan...

Nice info. Sayang tidak ada fotonya ya.

Posting Komentar

ENTRI POPULER

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Angga Leo Putra