Pengikut

Rabu, 03 Juni 2009

Langkah sang surya

Saat mentari mulai terbangun betapa indahnya pagi
embun bersinar bak mutiara, tak kala sang surnya pandanginya
tanpa trasa kicau burung hingarkan suasana
terusik mesin dan jalan waktu tak pedulikan aku.
bebas trasa ... merdeka .... bayangan indah penuh pesona.

Kala sang surnya mulai menapak jalannya
meninggi trasa bawa amarah.
pandang embun tidak lagi selembut kala itu
gejolak dan dilema pun mulai muncul,
roda smakin kencang, deru mesin smakin mengembang
trasa waktu mulau tak bersahabat
jalan smakin cepat tampa peduli walau smakin sekarat

Tepat diatas kita sang surnya dalam puncak amarah
Separuh jalan tlah terlewati ...........
panas membara smakin bakar jiwa.
pelan kaki melangka , smakin trasa saat menjelang senja
waktu berlalu, bergulir pasti tinggal kan kenangan
rasa bersalah,rasa menyesali, rasa tiada arti
kian mengema dalam relung hati .........
timbul sajuta tanya dalam jiwa.
dari pagi hingga senja ...
..... apa ada yang ber makna.
penyesalan kan smakin kelam
hingga akhirnya .........
tak lagi bisa menyapa sang surya

1 komentar:

Ari mengatakan...

Hmmmm,...
Kadang ketika terik menyengat kita mengumpat.

Sementara ketika ia istirahat di balik awan kita merindu.

Sang Surya,...
Dian Hari, penunjuk mata.

Posting Komentar

ENTRI POPULER

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Angga Leo Putra