LABEL BLOG

Pengikut

Tampilkan postingan dengan label Suara Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suara Hati. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 September 2014

KANGEN

Tak terasa sudah lama tak pernah kutulis di blogku, namun seakan aku rindu akan masa lalu dimana ku tuangkan apa yang ada dibenakku ku coba tuk rangkai kata lagi disi, seiring alunan hati ku biarkan jari menari menyusun huruf demi huruf kata demi kata kalimat demi kalimat apa yang tersimpan dalam hati. Sekarang moga jadi awal yang baru tuk langkah yang lebih maju, sebab kumerasa bukan seberapa banyak yang kita punya tapi bisakan kita memberikan arti baik untuk diri sendiri atau yang lainnya. Read more ....................

Jumat, 20 Agustus 2010

Suara Hati

Tuhan Dihari yang penuh rohma ini
Terasa aku makin kalah
Betapa berat aku coba
tuk redam api gejolah dalam jiwa
namun....... masih sering terlena
tuhan ku yang maha pengampun
hanya kepadamu ku tuangkan keluh kesaku
dan kepadaMu jua kulantunkan doa


Moga dihari pnuh rahmat ini
Engkau anugrahkan .......
Padaku .........
Keluarga ku ............
Saudara ku .............
Temanku .................
dan semuanya............
.... kedamaian, keslamatan,
jua limpahan Rohmat Mu
Read more ....................

Rabu, 21 Oktober 2009

Berjuang untuk putus hubungan

Tak terasa telah bertahan 20 hari tidak merokok ,memang tidak terlintas untuk berhenti merokok tapi setelah keadaan yang memaksa dimana kebutuhan keluarga semakin banyak dan pemasukan dikit jadi aku rasa ada yang perlu dipangkas karena memang jalan tidak gratisan walau ada yang juga gratisan.

setelah banyak pertimbangan dengan pelan pelan dengan keyakinan satuhari aku mampu trus kucoba tambah satu hari lagi...lagi...lagi...dan samapi hari ke 20 masih bertahan ku ber harap ini awal aku untuk bisa putus hubungan dengan rokok.
sebenarnya sih tidak tega sebab pabrik rokok banyak sumbang sihnya seperti penyerapan tenaga kerja, berapa ribu karyawan yang bisa ditampung prabrik rokok, dan juga pajak devisa. tapi gimana lagi ( ya maaf salah satu pelangga stia tlah berhenti slamat tinggal rokok). mungkin ini awal yang baik untuk sebuah prubahan dari kesehatan dan juga pemanggasan anggaran rumah tangga.

memang terasa pusing di kepala tapi aku yakin itu haya pikiran ku akan ketergantungan kepada rokok, disaat aku keluar rumah kalau aku bawa rokok tidak bawa korek dan sebaliknya lambat laun hanya bawa koret kalo lagi pingin rokok aku mainkan korek. dan akhirnya sampai sekarang masih bertan.

Read more ....................

Senin, 14 September 2009

COBALAH SABAR

Lo tu BANGSAT
( jangan marah sebelum membaca baris berikutnya)





eitzzzz.....!!!!!!!!!!
maksudnya
B =BAEK
A =ASYIK
N =NYENENGIN
G =GAUL
S =SMART
A =APA ADANYA
T =TIDAK SOMBONG


itu adalah esemse yang aku trima dari salah satu temanku, pas saat siang hari perut keroncongan , bibir kecut pikiran kalut tri,a sms itu udah mau terbakar, tapi setelah mau saya call tmn aku aku lihat di sms masuk ada sambungan nya, udah ndak perduli dalam pikiranku wah anak ini perlu dikasih plajaran biar tahu, tapi ternyata ketika hp ku tak gunakan hubungin temenku malah yang jawab ceweak cakep ,dia bilang "Maaf pulsa anda tinggal kenangan" musti isi ulang. ketika itu aku mulai penasaran knapa si anak ini kirim sms aku seperti itu, akhirnya aku buka lagi smsnya dan aku baca keseluruhan ternyataaaaaaaaaaaaaaaaa ada udang di balek rempeyek ( kalo di balik nbatu udangnya pasti mati).

dari situ terlintas pikiranku mungkin segala sesuatu dalam alur perjalan hidup ini bukan lah suatu yang kebetulah tapi telah ada pengatur skenarioonya, dan segala sesuatu yang diberikanNya itu pasti yang terbaik untuk mahluknya. banyak hal yang membuat kita goyah dalam melahkah salah dalam menijakkan kaki. mungkin kalo kita mau blajar untuk bersabar pastikan temukan jawaban dari tiap tanya dan juga dapat mengerti apa maksu dari semua itu , tapi memang tidak kita punggkiri penyesalan slalu terjadi disaat t'lah berlalu, dan mungkin itu sebuah takdir atau kordrat atau bahasa apa saja yang tepat utuk menjelaskan smua itu adalah jalan yang biasa di tempuh oleh umumnya orang, mengikuti kata membara dalam jiwa seakan tidak pernah terpadamkan dan akhirnya cucurkan airmata tanda penyesalan.






Read more ....................

Senin, 17 Agustus 2009

kepada Siapa Kan Ku Bawa


Kemanakan kan kubawa hati saat luka
Kemanakan kan kucari balut bila hidup penuh debu
Dalam kelam jalanku yang trasa tak berujung
Dalam tiap jengkal langkah ku yang smakin rapuh
Dalam tiap lembaranku yang penuh noda
Kepda siapkah ku tambatkan semua itu
Tiada yang peduli ........
....... ketika semua dalam hal yang sama
....... ketika semua masih peduli pada diri sendiri

Ketika ku tahu batas ku
Ketika ku tahu arti smua itu
Ketika ku sadari ............

Hanya kepada Mu .... Tuhan
dimana kucurahkan smua
dimana Engkau trima smua
dimana kutumpahkan keluh dan kesah ku
aku hanya insan yang nista
ku merasa jauh dari bahagia Mu
namun ku takmampu menerima amarah Mu

Oh ... tuhanku.......
Ampunilah Dosa dan salahku
kusadari hanya kepada Mu ku mengadu
dan kepada Mu aku kan kembali.



Read more ....................

Sudah Merdeka Kah Aku

64 Tahun negara ku telah merdeka banyak sekali perubahan yang dapat ku rasakan dari berbagai kemudahan ku dapati tapi ada hal yang terasa mengganjal di hati ini.
64 tahun negeri ini telah merdeka apa yang telah kupersebahkah pada Mu, dengan congkakku hanya Hak yang kuteriakkan tapi kewajiban terasa enggan tuk melaksanakan

Banyak hal yang telah ku lewati dimana telah hinggapkan jutaan tanya yang menggema dalam hati, sejauh ini terasa kadang malu sendiri begitu besarnya ku menuntut pada negeri ini, terlintaskan tanya pada diri sendiri ?????????????? apa yang telah ku perbuat untuk negeri ini, apa yang telah ku berikan ? terasa jauh sekali berbanding dengan yang telah negeri ini berikan pada ku ?
hari demi hari berlalu dalam lamunan hati ku timbul gundah betul negeri ini sudah merdeka namun apakah hati ku pun sama ? semakin jauh memikirkan semakin besar pemberontakan dalam hati ini atara perasaan dan pemikiran seakan seperti dua tepian rel kereta walau pun jalan searah namun tak perna ketemu, kemelut dalam kalbu nian hari nian membatu smakin keras seperti karang di lautan semakin kupaksakan semakin kuat dalam ingatan.
Mungkin diri ini hanyalah satu dari jutaan butiran pasir negeri ini namu kuberharap bisa memberi arti, sedikin perubahan yang mana bermanfaat bagi sesama mungki hanya itu yang dapat ku coba tuk usahakan, sebagai unkapan terimakasih pada Negeri ini,
64 tahun negeri ini telah merdeka apa yang telah kupersebahkah pada Mu, dengan congkakku hanya Hak ku yang kuteriakkan tapi kewajibanku terasa enggan tuk melaksanakan

Read more ....................

Minggu, 02 Agustus 2009

Facebook dan Jakarta


Mungkin memang ada persamaan antara Facebook dengan Kota Jakarta celoteh salah satu teman saat bercanda didepan sebuah warnet. mungkin memang ada benarnya sama-sama ramai orang tumpah ruah disana, sama-sama membawa sejuta harapan dan impian, ketika orang-orang mulai ramai menggatungkan harapanya dikota besar dan meningalkan kehidupan didesa yang katanya serba susah dengan harapan mendapatkan kesuksesan walaupun mungkin yang ditemukan kerasnya batu-batu tajam kehidupan.

mungkin juga saat membuat account di facebook segudang angan memenuhi pikiran dari yang sekedar iseng sampai yang mengharapkan bertemu pasangan, atau mungkin semua itu dengan keanekaragamaannya yang menjadikan dunia semakin indah, tapi juga menimbulkan pertanyaan lagi, indah dari sisimana ??? dari kemajuan teknologi atau dari sisi kehidupan bermasyarakat atau dari orang-orang yang pandai dalam memanfaatkan situasi, semua itu kan kembali kepada siapa yang memandang. Read more ....................

Minggu, 12 Juli 2009

Pahit tapi manis



perjalan hidup terasa memang aneh kalau kita hanya sekilas dalam mengkajinya, karena segala sesuatu yang terjadi bukanlah suatu kebetulan.saat kita menerima suatu cobaan yang tersa pahit namun ketikan lama berlalu dan terjadi suatu perubahan yang membawa kita kepada suatu kebahagian kita baru menyadari ternyata hasilnya lebih baik,sebagai contoh saat aku di PHK memang sesaat aku merasa kecewa namun ketika aku mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari tempat aku bekerja sebelumnya,dan aku bisa juga membangun usahaku sendiri dimana aku sebagai penguasa dari usahaku aku baru menyadari ternyata skenario dari Tuhan itu sangat sempurna namun kita yang belum bisa memahami dan menerima.

satu hal dalam menjalani hidup ini kita haruslah berusaha belajar untuk seirama dengan alam dan mengambil pelajaran dari alam juga, dengan keselarasan kita akan dapat merasakan arti kehidupan bahwasannya kita hidup bukan hanya untuk diri kita tapi juga untuk lingkungan sekitar kita. dengan rasa saling mengasihi dan rasa kebersamaan dengan begitu rasa persaudaraan
Read more ....................

Minggu, 21 Juni 2009

Demi membina kerukunan Masyarakat

Mentari mulai bersinar dipagi warga desa mulai turun kesawah bagi golongan tuan dan yang muda bersiap untuk mencari renjeki di pabrik , di sungai dan banyak tempat. Seperti itulah kehidupan yang seakan menjadi rutinitas mereka, Dan juga sebagai dari kelompok masyarakat itu ada juga yang menjadi perangkat desa, tokoh yang dianggap serba kecukupan namun bagi yang menjalani juga sama harus berjuang untuk mencukupi keluarga.

Perangkat desa atau disebut juga Pamong Desa dengan katalain sang pamomong yang di daulat untuk momong atau membina keadaan didesa, seorang perangkat kadang terlihat seperti ikan diakurium walaupun sebaik apaun ikan tersebut dianggap angin lalu tapi ketika sedik saja nanpak cela akan menjadi bahan ejekan atau hinaan.seperti tetua yang bijak berkata wong jadi tandesa iku mesti tatu ( orang menjadi tataan/landasan itu pasti luka) kadang memang berat untuk menjadi seorang perangkat desa yang mana waktunya full untuk bermasyarakat siang malam terasa sama untuk sebuah tanggung jawab.

Memang kesulitan yang dihadapi selalu berganti seakan memang masalah mencarinya, namun semua itu termasuk bagian dari rangkaian kisah yang bisa menguji diri untuk menjadi lebih baik seperti ibarat sebuah berlian itu akan lebih mahal bila semakin lama dalam tekanan karena akan menjadikan seleksi alam yang menghasilkan bahan yang terbaik.

Seorang perangkat juga harus letur ibarat seutasa tali itu mudah untuk digunakan seperti dalam cerita pewayangan adanya punokawan yang mana menjadikannya terlahir banyak kestraia bijak .dalam menjalani kehidupan sebagai perangkat desa kadang ditemui macam hal yang terasa tidak masuk akal konom menurut pini sepuh, perangkat itu didampingi danyang atau para leluhur dalam menjalankan tugasnya, aku pun juga merasakannya sebagai seorang perangkat yang berusia masih cukup muda namun kadang merasakan hal anek dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dimasyarakat. Dan dalam menjukupi kebutuhan keluarga pun terasa aneh. Dengan penghasilan dari bengkok ( tanah adat yang diberikan kepada perangkat selama menjabat) dengan hasil yang pas-pasan namun dalam mencukupi kebutuhan keluarga selalu ada jalan entah dari mana, mungkin kalau mau mengkaji itu bukti keagungan tuhan “yen gelem ngopeni liyan musti bakal di openi dening liyan” (kalau mau membantu orang lain pasti akan dibantu orang lain). Mungkin hal-hal seperti itu yang telah terlupan, rasa saling memiliki, menghargai, menghormatui dan saling membantu sekarang mulai terkikis seiring jaman.



Read more ....................

Selasa, 09 Juni 2009

Hidup Untuk Berjuang atau Berjuang Untuk Hidup


Langkah mentari semakin terasa lebih cepat dari yang telah lalu, nampak seorang ibu tua sambil menggendok anaknya yang masih balita turun kesungai sambil membawa peratan kerja. Timbul petanyaan dibenakku berapakah uang yang akan didapatnya?. Langsung terima uangkah atau masih menunggu?.

Memang terasa ironis sekali dalam kehidupan ini seorang ibu tua yang membanting tulang ketika sang suami telah bekerja keras membanting tulang namun masih kurang hasil yang didapati untuk mencukupi kebutuhan keluargga dan ketika sang istri juga ikut bekerja dengan penghasillan 10 ribu perhari untuk menghidupi lima anggota keluarga. Tapi kadang juga timbul pertanyaan di hati bagaimanakah hidup sebenarnya? Untuk apa kita hidup? Untuk siapa kita hidup?.

Dengan melihat kondisi ibu tua tersebut juga nampak keadilan dari yang kuasa walau dalam keluarga yang berpenghasilan kurang dari 25 ribu perhari masih juga mampu untuk hidup walaupun hanya sekedekar bertahan hidup. Mungkin judul yang saya ambil tidaklah berlebihan karena saya lihat sendiri dari kenyataan dari kehidupan didesaku, sepertijuga janda tua yang hidup dari membuat anyaman tikar dari daun pandan yang mana pekerjaan berhariri-hari namun kalau dihitung dari nilai jualnya terasa jauh dari mencukupi kebutuhannya namun beliu tetap tegarmenghadapikenyataan.

Itu hanya beberapa contoh yang kita temui dari masyarakat pedesaan dimana dari kebun dan ladang masih bisa dapatkan bahan makanan lalu bagaimana bagi mereka yang hidup di kota yangmana semua dihitung dengan nilai nominal bahkan untuk bernafaspun seakan dikenakan biaya. Akurasakan unkapan dari para tetua ulu memang benar “MACAN AKHIRE JAMAN IKU BUNTUTE NENG NGAREP KANG DIPANGAN IKU ORAK OPO NANGIN SOPO” ( harimau diakhir zaman itu ekornya di depan dan yang dimakan itu bukan apa tapi siapa) itu sekarang sudah banya kita lihat banyaknya orang yang hidup dengan memanfaatkan orang lain, teman makan teman dan yang aneh lagi kebanyakan harimau-harimau sekarang yang ganas adalah yang terlihat sebagai orang-orang terhormat dengan sejuta pesonanya, pakai yang wah, sepatu, jam tangan dan bernbagai aksesori yang serba mewah.

Atau memang sudah putaran waktu saat-saat yangmenetukan, HIDUP UNTUK BERJUANG dengan mempertahankan keyakinan dan iktikat baik untuk saling menjaga,menghargai,mengasihi atau BERJUANG UNTUK HIDUP dengan bergai cara. Pilihan mana yang kita ambil harus siap dengan sagala akibatnya. Read more ....................

Rabu, 03 Juni 2009

Langkah sang surya

Saat mentari mulai terbangun betapa indahnya pagi
embun bersinar bak mutiara, tak kala sang surnya pandanginya
tanpa trasa kicau burung hingarkan suasana
terusik mesin dan jalan waktu tak pedulikan aku.
bebas trasa ... merdeka .... bayangan indah penuh pesona.

Kala sang surnya mulai menapak jalannya
meninggi trasa bawa amarah.
pandang embun tidak lagi selembut kala itu
gejolak dan dilema pun mulai muncul,
roda smakin kencang, deru mesin smakin mengembang
trasa waktu mulau tak bersahabat
jalan smakin cepat tampa peduli walau smakin sekarat

Tepat diatas kita sang surnya dalam puncak amarah
Separuh jalan tlah terlewati ...........
panas membara smakin bakar jiwa.
pelan kaki melangka , smakin trasa saat menjelang senja
waktu berlalu, bergulir pasti tinggal kan kenangan
rasa bersalah,rasa menyesali, rasa tiada arti
kian mengema dalam relung hati .........
timbul sajuta tanya dalam jiwa.
dari pagi hingga senja ...
..... apa ada yang ber makna.
penyesalan kan smakin kelam
hingga akhirnya .........
tak lagi bisa menyapa sang surya Read more ....................

Rabu, 27 Mei 2009

Kerja sampingan

Banyak jalan menuju sukses dalam bermain internet kalau mau berusaha apapun yang penting kita mau kita akan temukan caranya, seperti kata pepata "ELMU ANGEN NEK DURUNG KETENU" ( ilmu malsudnya sulit kalo belum ketemu caranya ) dan ilimu kita dapat menumukam berbagai hal yang kelihatan sulit ternyata mudah kalo ketemu caranya.

jadi dalam menjalani kehidupan janganlah terlalu sering ngomel cari sebanyak mungki sumber yang bisa kita lakukan, situasi sulit bukan berarti harus patah semangat, kegalan adalah awal sebuah kesuksesan kalau mau belajar dan mercari kenapa itu terjadi kalau hanya berdiam diri apalah arti.

satu kerjaan kita kerjakan dengan sungguh-sunggu dan diselah waktu sengga cari peluang yang lain.
Read more ....................

Cintaku

Tuhan ....................
Bila Cinta atas kehendak MU
izinkan aku turut di dalamnya
Bila itu anugrah Mu
Hadirkan sosok dia seutuhnya

Bisikkanlan padanya
................bening cinta didada
Penantianku ................
Abadi tiada batas Read more ....................

ENTRI POPULER

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Angga Leo Putra